Puisi sebagai kata

Mungkin Kata Kalian Aku Lelah

Posted by: wordasworld on: 28 Oktober 2009

Aku harus kuat.
Aku harus keras sama diri aku sendiri.
Mungkin kalian melihatnya aku terlalu memaksa,
terlalu memforsir diri aku, fisik dan hati.

Tapi itu salah.
Ya aku memang tampak kelelahan dan kurang waktu kosong.
Tapi justru yang begitulah yang kusukai.
Aku suka bekerja di bawah target dan akan lebih tersenyum puas saat dapatkan pujian daripada mendapat libur panjang.
Aku menikmati langkahku dalam mencapai kesuksesan.
Demikianlah aku memaknai kesuksesan, pengakuan dunia akan kemampuanku.
Entah apa yang membuatku menjadi benar-benar workaholic seperti sekarang.
Mungkin karena jadwal les aku yang telah tersusun rapi dari tingkat awal sekolah dasar.
Entah aku memang benar-benar mencintai sekolah dan kegiatan belajar.
Aku senang bila harus suarakan pendapatku.

Mungkin aku kan lebih berkilau bila berada di tempat yang lebih tepat,
Tapi mungkin aku tak bahagia di sana.
Tapi aku bahagia saat berkilau.
Saat lampu sorot mengarah padaku.
Saat semua orang bicarakan prestasiku.
So akankah kutak bahagia berada di sana?

Aku Tau Ini Salah

Posted by: wordasworld on: 17 Oktober 2009

Ada yang tak terkatakan antara kita itu benar.
Ada hal yang kita sembunyikan dari pandangan umum itu juga fakta.
Kita tidak mengikat apa pun itu hal yang tak bisa dipungkiri.
Tapi masih terasa sakit Sayang.
Setiap kamu memilih yang lain untuk hal-hal wajar.
Tak berbeda dengan diriku sebenarnya.
Aku pun memilih komunikasikan dengan yang lain untuk masalah yang tak pribadi.
Tapi aku masih iri dengar suaramu di handphone mereka, surat-surat elektronik kamu di adress mereka.
Meski sejujurnya tak sedikit chat messenger rahasia aku sama kamu,
Juga pesan-pesan singkat melalui nomor pribadi.

I’d like to love you.
I know the risk.
Include you may marry another woman in this 2-3 years.
I will not get married after graduate from high school we know that.
Ages try to chase you.
And achievement compete me.
But it’s still painful you know.
When I heared it.

Yeah I’m jealous for sure.

Tag:

Cuma Ada 3 Cinta

Posted by: wordasworld on: 3 Oktober 2009

Hanya ada 3 pria dalam 16 tahun hidupku yang benar-benar membekas sampai sekarang.
Ada sebagian di antara mereka yang bahkan kisahnya tak pernah kubagi dengan siapa pun.
Terserah apa pun komentar kalian,
Aku tau ini akan terdengar aneh, seorang aku berkisah mengenai cinta dengan detail dan jujur.
Aku pun tak pernah menyangka diriku sendiri yang kan sengaja membongkar privasi ini.

So let’s start,
Mari kita sebut mereka dengan Galang, Rafa, dan Rhein.

Galang

Cinta pertama?
Yeah, Kau dapat menyebutnya demikian.

Pesta penyambutan siswa baru JHS silam telah buatku kagumi Galang,
seorang kakak kelas yang meng-handle hampir seluruh kegiatan kala itu.
Kukagumi segala yang ia tampilkan,
ketegasannya, wawasannya, pembawaannya.
Bagaimana kuterpesona saat ia berbicara di muka panggung,
Lemparan candanya untuk cairkan suasana pun masih terkenang.
Sebelum senja hari pertama orientasi itu berlalu,
kutelah nyatakan rasa itu sebagai cinta,
tanpa peduli siapapun ia apapun latar belakangnya.

Kukenal banyak hal baru sebagaimana lazimnya.
Proses, chemistry, alasan,
hal yang tak kutemukan sebelumnya dalam mencinta.
Aku tak cintainya karena anugrah fisik, rupa, maupun kecerdasan.
Tapi kau tau alam bawah sadarku sekalipun, tetap hanya memilih pria dengan kecerdasan berlebih.
Hitungan minggu setelahnya kubaru sadari ia berada di kelas terbaik.
Ia berada di panggung yang sama denganku di akhir tahun pelajaran,
Tempat mereka 10 teratas.

Berbeda dengan teman-temanku yang lain,
Kutak mendadak ikuti ekskul yang sama dengannya.
Aku tak mau prinsip, hobi, dan pilihanku beralih hanya karena cinta.
Toh aku tak berniat untuk menjalin relasi yang lebih serius dengan ia.
Hanya nikmatinya, itu cukup.

Saat ini (mungkin) kutak lagi menaruh rasa pada Galang.
Tapi siapa yang dapat lupakan cinta pertama?

He is in Jogjakarta (or Surabaya?) right now.

Rafa

”Di balik kesuksesan wanita, terdapat seorang pria hebat, pria yang dapat menahan egonya.”

Well, quote di atas memang tidak benar-benar tepat gambarkan yang terjadi.
Ia masih jauh lebih luar biasa dibanding aku.
Tapi cuma ia pria yang dapat membuatku tak ragu untuk menjadi diriku dengan segala kemampuanku.

Aku rela bergantung pada seorang dia,
Aku tak khawatir akan terluka bersama dia,
Aku tak pernah takut katakan apa pun pendapatku,
Aku dapatkan kemandirian, kecerdasan, sekaligus kasih sayang, perhatian di saat yang sama saat bersamanya.
Kita berdebat, bahas dunia dan hal-hal tak penting lainnya, dengan disisipi kata kasih dan sayang.
Dia support segala kegiatanku tanpa ragu.

Sebelumnya aku tak percaya ada pria yang dapat benar-benar memahami aku.
Aku tak yakin hubungan dapat berlanjut bila aku tak mengcover talentaku.
Tapi ternyata dia memang ada.
Saat seorang pria dapat hargai kemampuanku sepenuh hati,
Maka aku pun kan memujanya setinggi apapun.
Mungkin aku takkan sepemilih ini bila tak pernah temukan pasangan sesempurna ia.

A diligent basketball player.
Banyak yang terjadi bersama Rafa.
Mungkin teman-teman di university juga tak menjalin hubungan sedewasa aku dan dia.
Kita berpisah tanpa tengkar dan air mata.
Kita memutuskan untuk ‘jauh’ dengan discuss yang indah,
Yang membuatku pahami ucap para entertainer saat akan bercerai di infotainment,
‘Kita masih saling sayang tapi harus pisah.’

Now he’s at an Islamic school in Malang.

Rhein
Tatap-tatap Tanpa Jeda

Betapa entah apa lagi yang dapat kukatakan tentang dia.
Kisah dengan judul di atas yang kutulis berseri di blog ini namun urung kuselesaikan,
kurasa cukup jelas gambarkan yang terjadi.

Dia nasrani, cerdas tapi tak cukup pintar untuk meraih standarku, nice, atlet yang baik, dan tampan luar biasa.
I don’t know but i just think this won’t be a normal relation.
Bukan hanya perbedaan tingkatan dan keyakinan.
Aku., aku terlalu
rela melakukan apa pun kalau parasnya ada di hadapku.

Dia banyak mengubah aku, mengubah prinsip-prinsip egoisku,
mengubah hal-hal yang unnegotiable selama menjalin hubungan.
Aku telah khianati banyak hal bahkan sejak sangat awal bermain mata.

Seorang teman berkata mungkin dia adalah angel yang diturunkan untuk mengubah hidupku.
Ya dia memang ‘peri hujan’ku yang ganteng.
Tapi Tuhan telah terlalu lama membuatku menunggu dengan berantakan.,
Jadi mungkin telah terjadi kesalahan.

Bontang.
Tempat banyak hal dan cinta dalam hidupku bermula.
Ya, dia masih di sana.
Membuatku tetap tergoda untuk visite that bloody SHS.
:p

Talenta yang Berlebih ?

Posted by: wordasworld on: 3 September 2009

Aku pun tak mengerti akan jutaan talenta, penampilan menawan, pilihan hidup, dan penghias sempurna lainnya yang tercurah padaku.
Mungkin Tuhan telah terlupa telah memberiku terlalu banyak hal-hal indahNya.

Bukan berarti aku tak mensyukuri segala yang telah diberikan,
Aku khawatir aku tak dapat memanfaatkannya dengan baik,
Aku takut segalanya hanya kan memperdalam kesombonganku.
Aku resah akan pertanggungjawaban yang kan ditagihkan.

Telah cukup umur ini menyadarinya,
Bahkan meski bila tak ada seorang pun memujinya.
Aku memang tak pernah meninggikan diri lewat kata,
Tapi entah lewat sikap.

Aku selalu mengejar nilai,
Jiwa perfeksionisku selalu muncul setiap kerjakan tugas
karena aku tau dan percaya aku dapat lakukannya,

Aku tak pernah menawarkan diri untuk menjawab kecuali saat mereka menanyakannya padaku.
Dan kau tau,
Meski kutampak hanya diam tersenyum,
Di dalam hati ini selalu bergejolak oleh keakuan saat mereka berucap terima kasih atau saat score-ku tercetak sempurna.
Terkadang bahkan tak sengaja terpikirkan ‘I am more than that maximal score’.

Aku pun menikmati saat para guru menatapku,
menanti jawabanku,
meski aku tak mengacungkan tangan.
Saat mereka memuji di belakangku.
Saat mereka mengenalku dari perbincangan mulut ke mulut, kisahkan prestasiku.

Jadi ya Tuhan, bukan berarti aku ingin menarik berkat dan anugrahMu.
Aku hanya memohon agar jauhkan hambamu yang lemah ini dari kesombongan.
Bimbinglah aku untuk menjalani hari dengan memanfaatkan semua pemberianMu di jalan yang benar,
yang bermanfaat bagi banyak orang, bagi agamaMu,
bagi hidupku di dunia dan akhirat.
Amin..

Aku Tak Ingat Bagaimana Cinta

Posted by: wordasworld on: 26 Agustus 2009

Berharap padamu, rasanya itu terlalu berlebihan bagiku.
Tak ada yang benar-benar kuinginkan dari perasaan ini.
Aku menikmati saat tersipu malu, saat berpura-pura tak peduli.
Hanya menikmati, tak lebih, kurasa.
Aku telah memiliki hidup dan teman-teman yang sempurna.
Jadi untuk apa cinta yang seringkali jauh lebih menyulitkan.

Aku menantimu,
Jelas itu benar.
Aku berharap kau menaruh perhatian padaku,
Memang itu kekal.
Aku ingin jadi yang teristimewa bagimu,
Siapa yang tidak.

Aku mau kau berbuat sesuatu untukku.
Tapi aku sama sekali tak dapat bertindak apapun untukmu.
Aku pun tak yakin apakah ini cinta yang tulus.
Aku hanya merasa ini tak lebih dari permainan yang manis,
Sebuah petualangan yang menarik.

Ataukah kamu bukan cinta yang sejati,
bukan pria yang tepat untuk kesekian kalinya?

Seindah, Secerah, Sesempurna

Posted by: wordasworld on: 17 Agustus 2009

17 agustus,
Peringatan hari kemerdekaan negaraku yang amazing.
Kamu dapat melihat bagaimana kunjungan ke luar negeri meningkat drastis di hari libur 3 ini.
Begitu sulit temukan semangat mereka yang menghargai perjuangan setinggi pemenuhan kebutuhan hidup mereka.

Ngomong-ngomong sekolah kerjasama Indonesia-asingku hari ini juga menggelar upacara bendera.
Unique sangat saat kau temukan guru-guru buleku, yang pantas jadi bintang telenovela, turut menghormat sang saka merah putih.

Meski menurutku masih sangat sederhana
dengan Paskibra yang belum begitu selaras,
pasukan yang masih ogah-ogahan datang,
Protokoler yang diganti di detik-detik terakhir,
upacara yang dilaksanakan pada pukul tujuh pagi,
Barisan yang tidak lurus,
Serta suara pasukan paduan suara yang tak menyatu,
Kepala sekolahku sudah cukup puas dan merasakan sensasi menjadi inspektur upacara di istana Merdeka.

Hari pun berlanjut.
Kelasku tersayang, XIC, memperingati hari kemerdekaan dengan caranya sendiri.
Bila Kelasku dulu di JHS menjadikan momen ini untuk mempererat kekeluargaan di kelas dan mengisinya dengan berkarnaval,
Kini di SHS kami menginginkan hal yang sama namun dengan cara yang berbeda, sedikit lebih mahal.

So we’re going to Ciwalk, watching Merah Putih.
Two tumbs up for this movie.
Adegan peperangan dengan director pelaksana dari Hollywood memang membuatnya lebih bernas.
Jalan ceritanya pun teratur, logika cerita yang seringkali diprotes teman-teman kelasku saat nonton bareng tak begitu mengganggu di film ini.

Namun aku sangat terganggu dengan endingnya.
Memang si aku tau ini sebuah trilogi, but oh My.
Teman-temanku pun merajuk dan berlama-lama di kursi meski film telah berakhir.
Tapi tulisan THE END yang jelas terpampang memang tak menipu.
Huff I’ll try to wait patiently..

However ini masih 17 Agustus.
Izin kan aku berucap sebelum hari berganti.

Seindah dunia, secerah harapan, sesempurna kemerdekaan.
Dirgahayu Indonesia.

Kata Mereka Dia Bukan Cinta

Posted by: wordasworld on: 16 Agustus 2009

Bila aku jatuh cinta
takkan ada seorang pun yang perlu dan akan tau.
Aku menyukai ketenangan mencinta dalam kerahasiaan.
Tak ada yang perlu aku khawatirkan akan apa yang menurut mereka benar.
Takkan ada keraguan akibat ucapan yang menyalahkan pilihan.

Berat terkadang terasa,
Saat tak ada yang dapat kau bagi kebahagiaan.
Tapi berbagi tatapan milik berdua masih jauh lebih menarik.
Takkan ada yang menggodamu bila kalian bertukar senyum.
Apalagi bila hubungan kalian tak berada di posisi yang menyenangkan seperti saat ini.
Takkan ada yang mengecap kalian dengan status,
Yang didasarkan pada penglihatan sesaat.

*:-**

Sulit tuk temukan pria yang tepat bagiku.
Kedewasaanku terlalu tinggi tuk temukan padanannya.
Sepanjang umurku kurang dari sedasa yang dapat penuhinya.
And if that mature is complited,
There’s another thing which man hard to afford.
Aku mencinta pria cerdas dan mereka sulit menerima bila kumelebihi kemampuannya.

Okelah aku memang telah berkompromi untuk beberapa hal,
Tak seekstrem dulu dalam memilih.
Tapi untuk menjalin hubungan serius seperti yang telah lewat,
Memang sulit bila keduanya tidak terpenuhi.

Tapi siapa yang dapat memilih cinta?
Pandangan mata orang-orang di sekelilingku seringkali berkerut saat tau siapa yang kupilih.

Maybe included this moment..

Tag:

 

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30